Saat ini sudah musim penerimaan murid baru, baik SD, SMP, SMA maupun Perguruan Ttinggi.
Beberapa orang tua mengeluhkan mahalnya biaya untuk masuk sekolah.
Pada era pemerintahan Soeharto sekolah ataupun Kampus Negeri bisa jadi harapan orang tua kelas menengah kebawah sebagai tempat tujuan sekolah/ kuliah, karena biaya masuk dan selama sekolah/ Kuliah tersebut relatif terjangkau. Tapi saat ini, hampir tiada bedanya antara sekolah negeri maupun swasta. Sama2 sulit terjangkau masyrakat menengah kebawah.
Bukan mau memuji rezim Soeharto tentang perhatiannya pada murahnya biaya pendidikan, tapi setidaknya negara manapun memang harus punya program yang serius dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Seharusnya selalu mencoba untuk melakukan pola dan strategi yang memudahkan warga negaranya dalam memperoleh pendidikan.
Tidak seyogyanya , mengelola pendidikan sama persis dengan mengelola organisasi bisnis, walau memang ada banyak sisi bisnis yang mewarnai kegiatan belajar mengajar.